<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Kamis, 29 Maret 2012

Aku bercerita tentang Dia

Bila kalian melihat seseorang...
mencapai suatu titik perubahan besar terhadap kehidupannya,

jangan sekali kali berkata-kata dalam maksud merendahkannya,
seakan kalian bisa menjalani kehidupan sepertinya,

Berkata itu Mudah,
tapi pikirkan..
bahwa tindakan tidak semudah perkataan..

LIHAT usahanya,
dia berpikir, memikirkan orang lain, mencari cara agar segala masalah bisa teratasi, sebelum semuanya menjadi kacau, dan berantakkan..
tidakkah kalian tahu, kalau berpikir itu melelahkan?

LIHAT pengorbanannya,
saat kalian tertidur pulas,
diatas kasur yang empuk dan selimut yang hangat,
setelah kenyang menyantap makan malam.

tetapi dia tidak tidur, bertarung melawan dinginnya malam,
dia memikirkan nasib orang-orang lain yang berada ditangannya
dan ia bekerja, saat kalian terlena, tertidur dengan lelapnya.

LIHAT seperti apa yang ia lakukan untuk orang lain,
berulang kali dia dikecewakan,
hatinya remuk, batinnya menangis,
tapi ia tidak menyerah,
dia tahu, begitulah resikonya.

sehari hari ia jalani dengan tersenyum bersama beberapa sahabatnya,
tangis dan sedihnya hanya dia ceritakan ke penciptanya,
hampir disetiap malam dia bercerita, ia berdoa..

dia berusaha ikhlas sampai akhirnya terbiasa..
menjadi pribadi yang ikhlas.. dalam segala hal,
sifat mengeluhnya mulai berkurang..

dia mulai paham..
ikhlas itu dasar dari bersyukur,
dan ia mengerti, Allah senang dengan ciptaanNya yang bersyukur.

Kini ia sudah menemukan jati dirinya,
karena dia sudah pernah hampir mati.
ada yang bilang.. di saat-saat kematian datang menjemput seseorang,
orang tersebut akan tahu jati dirinya di dunia ini..

saat ini, ia sakit.
dia melawan maut yang sewaktu waktu siap menjemput,
dia resah.. dia ingin berbuat kebaikan lebih banyak..
dia ingin masuk surga..

idealis mungkin..
dia berpikir, ribuan kebaikan bisa membeli kunci masuk ke dalam surga..

dalam resahnya, aku tahu, yang ada dipikirannya adalah satu..
"bagaimana nasib orang-orang yang dicintainya saat dia sudah tiada?"

aku ingin dia tenang dan beristirahat..
karena besok Aku menjadi dia.

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~