<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Sabtu, 10 Desember 2011

Ternyata Beliau adalah ...

Hari ini diawali dengan UTS Konsep Sistem Informasi Lanjut (KSIL), memasuki ruang kelas, terlambat 10 menit, by the way, Prediksi soal ujiannya ternyata gagal, memprediksi ada 20 soal ternyata ada 40 soal (2x lipatnya), dan itu banyak istilah yang tidak dikenal, tetapi tetap bisa di nalar, Slow but Sure, padahal dalam hati tiap ngejawab satu soal pake do'a (ya Allah semoga nilai saya semester ini memuaskan, Aamiin) *ups jadi curhat.

Oke jadi selesai juga ujian yang.. ah.... SKIP dan LUPAKAN
teringat kata partnerku yang hari ini menggunakan baju batik diruangan ujianku,
yang artinya sangat tidak baik untuk kesehatan jika dibahas.

aku dan sahabat-sahabatku berkumpul di depan ruang ujianku, kami berbincang tentang hal hal yang terjadi di hari sebelumnya, bercanda tawa, menahan lapar menunggu kata-kata 'makan' dari sahabatku yang baru saja jadian... (kalau orangnya baca ini.. inget, yang dicari tuh pasangan, bukan pajangan, semoga langgeng bro & sist, jangan lupa makan-makan, Muahahahha!)

segera kami berangkat makan siang di Bakmi Solo (Promo nih yee *berharap dapet diskon), lalu setelah perut kenyang kabur pulang segera kami kembali lagi ke lobby kampus.. mencari colokan untuk mencharge baterai laptop yang sudah critical strike , aku meneruskan aplikasi dan penulisan proposalku untuk mengikuti event yang sebentar lagi diadakan kampusku, beberapa temanku asik dengan Laptop mereka masing-masing.

tanpa terasa waktu sudah menjelang petang, kami bergegas pulang,

aku memang berniat untuk mengunjungi Toko Gunung Agung, ada beberapa buku yang ingin aku cari, diantaranya adalah Buku Psikologi, Motivasi, dan Islami, terutama Kokology (kenalanku #FHS, mahasiswi fakultas Psikologi yang mengenalkanku dengan buku ini (PDKTnya sama buku, cikicieww) dan satu lagi yaitu Buku 7 Keajaiban rezeki yang kemarin aku lihat di tempat sahabatku (buku Ayahnya), melihat sekilas isi buku itu menarik rasa keingintahuanku..

Buku 1
Buku 2

melangkahkan kakiku mantap mencari buku-buku itu ke toko gunung Agung, tidak ada yang aneh sampai aku sampai ke rak buku berisi kumpulan buku islami, aku sedang melihat-lihat sekedar mencari buku tentang rezeki.. ya, karena di bagian depan aku tidak bisa menemukan buku-buku ini.. aku pernah melihat buku tentang rezeki di deretan buku islami,...

saat itu aku merasa ada orang yang mengikutiku, aku melihat buku.. ia melihat buku yang aku lihat, lalu aku pindah ke sisi kanan, ia juga pindah ke sisi kanan dan melihat buku berwarna merah, (sayang tidak ada fotonya) berjudul 'tawakal'.. lalu perhatianku tertuju pada orang disamping kiriku, aku tidak mengenali orang ini..   tampilannya sederhana,  dengan baju kaos putih, celana pendek, dan sandal kulit..

tiba-tiba ia bertanya, apa itu tawakal.. aku mencoba menjelaskan, lalu ia bertanya buku apa yang aku cari, aku bercerita buku apa saja yang ingin aku cari, beliau lalu bertanya mengapa aku mencari buku 7 Keajaiban Rezeki, aku menceritakan sesuai dengan pengalamanku yang berkunjung ke tempat sahabatku, aku melihat buku itu, aku membaca isinya, walaupun sebentar aku tertarik, ada hal yang menarik.. aku mencoba menjelaskan tentang si Kiri dan si Kanan.. lalu motivasi dan penjelasan (ada relativitas dengan isi dalam Al-Qur'an) dan kehidupan yang islam.

bapak ini.. (Beliau) balik bertanya, tentang Bill Gates yang kaya raya, Tentang seorang Atheis yang kaya raya, (aku lupa siapa namanya), apakah mereka satu agama? apakah mereka satu tuhan seperti yang aku kenal? dalam suatu wawancara, bahkan orang atheis mengatakan kalau ia kaya karena usahanya.. ia tidak mengenal Tuhan, seperti halnya mati, kalau memang waktunya mati ya mati aja, misalnya saya memberikanmu gelas berisi air, di hari itu kamu minum dengan bismillah dan tidak dengan bismillah apa bedanya? dan aku tidak bisa menjawabnya,

beliau mengatakan bahwa Rezeki tiap manusia itu.. semua tergantung dari 'Ridho'NYA.., tidak usah memikirkannya, sekaya-kayanya manusia kalau Allah tidak ridho, maka semua itu akan ambruk, hancur, hilang, kembali ke awal..

dan saya yakin, anda bisa kesini, mencari buku, dan memegang buku tawakal, mengetahui apa itu tawakal juga karena Ridho dari NYA,

Manusia itu dengan habluminannasnya bisa saja memiliki pendapat dari 1 Milyar, lalu tidak puas mencoba meraih 2 Milyar, ke 3 Milyar, kalau mau pilihannya hanya berhenti, ya disitu-situ aja, tapi, semua itu berdasarkan RIDHONYA, gimana dengan 1 Milyar, Habluminannasnya bisa seimbang dengan Habluminallahnya, kalau 3 Milyar tidak diimbangi dengan Jalan Habluminallahnya, bisa dijamin pasti AMBRUK!, Hilang, Kembali dari AWAL! ia bercerita ia sendiri pernah mengalami hal tersebut, tetapi sekarang sudah menemukan alternatif tentang habluminallahnya, beliau menyarankan untuk memberi rezeki kepada fakir miskin, yatim piatu, walaupun sedikit, tetapi sering.. dan itulah investasi terbesar manusia kepada Allah, suatu saat Allah akan membalasnya, bahkan memutarnya hingga berlipat ganda.. saat ini beliau berada di pertengahan.. (waw) tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah (rezeki yang diterimanya)

di zaman ini banyak manusia yang tidak kenal siapa tuhannya, dan banyak yang menganggap tuhannya adalah sahabatnya, dalam Al-Qur'an dikatakan bahwa Allah itu dekat dengan urat leher manusia, (entah ayat berapa penulis lupa, maaf jika ada kesalahan). Misalnya anda tidak kenal saya, dan saya meminjam uang anda Rp.50.000, anda pasti bertanya-tanya dan berkata dalam hati.. "siapa sih orang ini, lalu anda pergi", "saya lari mengikuti, anda pergi ke keamanan, lalu berkata ada orang mengejar-ngejar anda", beda dengan sahabat anda, "oi bro pinjam uang donk Rp.50.000| (liat orangnya dulu), oke deh nih.." karena sahabat anda, anda jadi memberikannya.., jangan menganggap Allah itu sahabat, tetapi Allah itu Pencipta dan anda adalah Ciptaannya, jadi seharusnya manusia takut kepadaNYA, ibadah aja bolong-bolong, melakukan maksiat, gak ada takut-takutnya, gak tau siapa Tuhannya gimana bisa dapet Ridhonya.. 

yang bisa membuat baik kehidupan manusia adalah Rasa Takut kepada Penciptanya..

Beliau menceritakan, Nabi Muhamad pernah Bersedih sampai-sampai Abu Bakar mendatanginya, dan bertanya, apa yang ia sedihkan, Nabi Muhamad bersedih karena mendapat kabar dari Jibril, Bahwa di masa yang akan datang, Umatnya sendirilah yang akan menghancurkan AgamaNYA..

(aku dilema.. dan beliau membaca ekspresi saya)
.. anda pasti sedang dilema.." katanya.

jadi kalau ingin mengenal Allah, harus mengenal diri sendiri terlebih dahulu, semua berasal dari dalam (kalbu), semisal kita memotivasi orang, secara fisik mungkin kita membantu, dari luar (eksternal), tetapi tidak dalamnya, seperti orang yang ditempeleng, dari kiri, lalu dari kanan, lama-lama orang itu keras *(kuat ditempeleng udah biasa ditempeleng) tetap saja tidak akan ada perubahan, maka sesungguhnya yang harus disentuh adalah dalamnya (hati)... (uuh, sakiit..) ia mengekspresikan emosinya dengan baik, 

Sempat beliau memberi Joke, manusia itu... pernah lihat manusia kesurupan setan kan?, isinya apa? |setan|, tapi dia tetap apa? |manusia|..


Manusia aja bisa kemasukan setan, kenapa manusia ga bisa kemasukan Sifat Allah? (Asmaul Husna), aku pernah baca artikel bahwa Manusia itu membawa sifat-sifat Ketuhanannya,

Dalam Al-Qur'an Manusia itu diciptakan memang lemah, (saya lupa dimenyebutkan satu ayat dialquran), tapi lihat di Surat Yunus ayat 100 dia meminta untuk mencari Al-Qur'an dengan terjemahan, aku mengambil yang terdekat, dia bilang tafsirannya sedikit berbeda, coba cari Al-Qur'an yang lain, aku lihat, aku baca.. isinya tentang Akal, manusia itu diberikan akal, jangan menyalahkan pemerintah yang tidak menyediakan lapangan pekerjaan, tapi salahkan Manusianya yang tidak menggunakan Akalnya, masalah dalam hidup manusia itu sebenarnya UNLIMITED (tidak terbatas),

seandainya Anda dibuat copiannya, beratus-ratus orang, dengan melihat anda berdiri disini, membaca dan mencari buku, setelah termotivasi dari dalam diri, kehidupan manusia di Dunia pasti bisa lebih baik.

Lalu Beliau bertanya, seperti apa kehidupan yang aku jalani sekarang, apakah ada yang ingin ditanyakan.. aku lalu bercerita, tentang kehidupanku yang kujalani saat ini.. yaitu untuk berbagi kebaikan kepada orang lain, yang membutuhkanku, dengan penasaran.. Beliau ini meminta detail ceritanya..

jadi begini.. saat ini aku kuliah, aku memperhatikan, aku melihat tidak bisa dibilang semua yang kuliah adalah orang yang mampu, tidak bisa dibilang juga semua orang yang kuliah adalah orang yang pintar, yang ada hanya orang yang rajin dan orang yang malas.. jadi semampuku aku ingin merangkul yang bisa aku rangkul, membantu yang bisa aku bantu, beliau menanggapi.. 'misalnya seperti apa bantuanmu itu?'

untuk Sukses Wisuda S1, di Universitas Gunadarma harus melewati tahapan yang disebut Penulisan Ilmiah.. (tanpa sadar aku menyebutkan Universitas Gunadarma, dengan begini ia tahu kalau aku adalah Mahasiswa di Universitas  Gunadarma). saya sendiri sudah melewati Hal tersebut, tapi masih banyak rekan saya yang tidak bisa melewatinya, karena mereka tidak termotivasi dengan baik, memang untuk memulai awalnya susah, saya sendiri sampai tiga hari tidak tidur untuk menyelesaikan apa yang saya buat, jadi dari situlah saya mencoba membantu, dari waktu, dari ilmu, apapun yang bisa saya bantu saya akan coba membantu,  (Beliau tersenyum),  

saya merangkul orang-orang tersebut, dan kami berkumpul, membuat suatu komunitas,  saling bertukar pikiran, saling berpendapat, berbagi apa yang aku bisa dalam komunitas kecil tersebut.

Beliau menanggapinya.. saya sudah mengamati, bahwa Etnis melayu memang disitu letak masalahnya.. yaitu MALAS, coba lihat orang Singapura, apa yang mereka punya? tanah mereka tidak luas, bahkan sedikit sumber daya, lalu bagaimana mereka bisa bertahan? dengan akal mereka lalu berusaha,mereka mencoba, mereka belajar, agar tidak bodoh, saat mereka sudah cukup tinggi untuk melihat dunia, dengan akal mereka, mereka tidak kalah dengan Malaysia dan Indonesia.

Beliau lalu membahas tentang orang Jepang, tentang Harakiri.. beliau bertanya tau kan? ya, aku tau, itu adalah seppuku, bunuh diri di jepang dengan memotong perut dari pusat ke arah kiri.. bagi orang Jepang, Hidup adalah Harga Diri, Kehidupannya tercermin dengan Lingkungan sekitarnya..

#kembali ke topik.. secara kehidupan, Anda (beliau belum tahu nama saya) sudah melakukan Habluminannas anda, dengan menolong orang lain melawan kelemahannya, itu bagus, tetapi belum tentu orang yang Habluminannasnya baik Habluminallahnya juga baik, dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat orang yang Habluminannasnya sangat baik, tetapi apakah Habluminallahnya juga seperti Habluminannasnya?

(saat itu aku diam, memang benar..aku sadar bahwa aku masih kurang dalam Habluminallah)

lalu.. jika anda adalah leader, atau problem solver dalam suatu komunitas, keberadaan/tingkatan anda harus lebih tinggi dari yang lain misalnya dari tingkat pendidikan, kalau dalam komunitas tersebut adalah D3 maka anda harus S1, dalam tingkat pengetahuan anda harus lebih tahu dari yang lain.

sebagai seorang problem solver, anda harus mencari tahu dimana PROBLEM yang dimiliki oleh orang yang memiliki Problem tersebut, kita bisa memberikan SOLUSI kepada orang lain, tetapi orang itu juga harus menemukan SOLUSI untuk dirinya sendiri.. coba anda tanyakan ke orang itu, buat daftar analisa, dari satu jawaban ke jawaban lain, lebih spesifik, semakin sempit, semakin detail (#FHS pernah mengatakan hal yang serupa seperti ini), maka anda bisa menemukan titik permasalahannya, biarkan orang itu berpikir untuk solusinya, percuma anda bicara berbusa jika orang itu tidak bisa menemukan atau terpikirkan sebuah SOLUSI untuk masalahnya sendiri.

lalu, jangan berkomunitas semata-mata untuk mencari Nilai, (dari segi materi tentunya), pasti akan ada perasaan bangga tersendiri kalau kita bisa mensukseskan orang lain, dan baiknya lakukan dengan ikhlas habluminannasnya, agar didapat juga habluminallahnya, dan Allah pasti akan meningkatkan derajat orang itu, dan memberi kebaikan kepadanya.. tenang saja, karena orang yang naik Nilai kehidupannya, akan naik juga Nilai yang lainnya, tentu saja materi akan mengejarnya..

kalau saya sendiri.. (kata beliau) saya terbiasa memotivasi Negatif terhadap orang lain, belum tau ya?
saya hanya menjawab ia pak, motivasi itu kan bukannya positif..

jadi motivasi negatif itu begini..
Jadi orang kok bego, jangan mau jadi Miskin, udah Miskin, Bego lagi.. (full ekspresi) sempat takut karena seperti memarahi saya, huft, seperti benar-benar memarahi saya.. orang orang miskin pasti ciut, dan mereka mulai belajar.. yah disarankan saya jangan coba-coba seperti dia jika belum jadi orang.. (dari sini saya mulai curiga, siapa dia..)

kita kan gak tau takdir kita, Dunia ini panggung sandiwara.. misalnya di dunia ini panggung,

ada yang dipanggung heboh (gerak gerak kayak badan spongebob), ada yang teriak teriak, ada yang dipanggung jadi antagonist, dan ada yang dipanggung diem aja.. kita semua was-was ke depan, kira-kira seperti apa ya takdir dari Allah ke kita, besok apa ya.. pekerjaan nanti apa ya.. tapi kalau kita tahu jalan ceritanya dibocorin sama "Sang Sutradara", ooh jadi begini ceritanya bos.. kalau begitu saya diem saja deh.. (karena sudah diperlihatkan jalan hidupnya yang berakhir bahagia), tetapi Allah ingin manusia itu menggunakan Akalnya, untuk berusaha.. dan berdo'a, urusan Ridho itu Allah yang mengaturnya.. (*jadi inget curhatan sopir amanjiiiinggg waktu pulang dari JakCloth)

aku melihat beliau sudah mulai lelah berdiri, menyandarkan tangannya di rak buku,  ya saya sendiri juga lelah, tak terasa sudah satu jam.. 


ia bertanya apakah saya punya pacar? atau tunangan? saya bilang saya punya pacar, lalu ia menjelaskan, memberi ilustrasi, sebut saja wanita itu namanya ... Bunga (nama samaran) bagaimana saat saya mengamati wanita yang saya suka, perasaan itu ada, tapi tidak terlihat.. lalu saya menyampaikannya, mungkin melalui mediasi atau nembak langsung katanya..

lalu wanita itu melihat anda (oh itu yang namanya faisal) dengan gaya ceritanya, mengirimkan interaksi baliknya, seperti benang.. yang tidak terlihat, dengan membawa paket-paket getaran, dan anda menerima reaksi getarannya, seperti itulah, Getaran itu ada, tapi tidak terlihat.. itulah Abstrak..

seperti kita mengucap nama Allah, pasti kita tergetar, dibagian dada, hati, bahkan kulit akan tergetar,

apakah Allah itu terlihat? |tidak| tetapi Allah itu ada ya kan?
memang benar Allah itu tidak terlihat, tapi bisa dibuktikan dengan kongkrit kebenarannya, saya tidak akan membahas dengan ayat, anda pasti akan habis tidak bisa berkata-kata, bingung tidak tahu apa apa


(aku hanya diam menyimak, sangat sangat tertarik dan ingin tahu lebih banyak)


lalu ia bercerita tentang apa yang sedang di jalaninya, Teknologi dalam Islam, tentang Sholat yang khusyu,  katakanlah setiap hari orang beribadah, berdo'a.. tapi apakah sampai do'a itu kepada Allah? kan sholat yang khusyu itu ada syaratnya, jadi begini.. (beliau memberi permisalan).. misalnya saya punya nomor HP mas.. mas siapa namanya ? (disini beliau bertanya nama saya).. |Faisal| jadi saya menelepon mas faisal yang berada di jawa barat, saya ada di semarang, ada handponenya, ada nomornya, ada pulsanya, ada sinyalnya, kita bisa berbicara walaupun jaraknya jauh..lalu, Mas faisal ada disini, saya juga ada disini, saya menelpon mas faisal, bisa ga kita bicara? | ya, Bisa pak|..

nah jadi begitu, tapi kalau salah pencet satu angka saja nomornya bisa tidak? | ya tidak pak..|
kalau kita ingin bicara walaupun jaraknya jauh, kan syaratnya ada Cashing.. ada Provider, ada kartu sim, ada sinyal, ada pulsa,.. dan ada nomor yang dituju. ya kan mas faisal.. begitu juga dengan Manusia.. kepada Penciptanya, misalnya Fisik kita itu Cashingnya, Ruh kita itu Providernya, Ibadah dan Do'a kita itu sinyalnya, pulsa itu niatnya (usaha), dan nomor yang dituju adalah sang Pencipta.. kita harus menyamakan frekuensi kita dengan Allah SWT.

...

ada juga yang lupa nih.. entah harusnya berada di bagian mana, dipertengahan mungkin tentang rezeki, beliau juga menceritakan, tentang Tank seberat 20 ton, yang berisi harta, dan sebuah Gabus, ada Bendungan besar yang bocor, kira-kira yang mana yang terapung.. ya jelas Gabus, tank akan tenggelam, dan harta-harta itu akan berkarat.. disini saya ditanya, apa bedanya Tank tersebut dengan Gabus, ..

saya menjawab, Tank Tersebut tenggelam dan akan berkarat, dan Gabus itu tetap berada dipermukaan terapung..

nah jadi yang berbeda adalah DIMENSINYA.. mereka yang menumpuk harta, tidak memanfaatkannya dengan baik, sebagai seorang khalifah, oh ya, kalau anda habluminanasnya sudah baik, dan anda melaksanakan habluminallahnya dengan menyentuh batin orang lain untuk hidup yang lebih baik, berarti anda sudah menjadi seorang khalifah, tetapi bukan menjadi khalifah Allah, mungkin Khalifah rosul, bahkan khalifah nabi, semua itu ada tingkatannya, (katanya), dan setiap masalah itu selalu ada, mau anda miskin, mau anda kaya, tergantung bagaimana manusia menghadapinya, Jika dekat dengan Allah, anda akan seperti Gabus tadi, tetap berada diatas di permukaan, terombang-ambing apapun hidup anda, yang terpenting anda tetap dekat denganNYA,

setelah cukup lama berdiri.. satu jam lebih,

kami menutup perbincangan kami ini,
beliau yang menutupnya, beliau meminta maaf jika ada salah kata, beliau berbicara beliau bukan siapa-siapa, bukan ulama, bukan ustad, hanya pribadi yang sedang menggali, dirumah saya sudah ada 500 buku, jika anda tertarik bacalah tentang psikologi, ada juga tentang ekonomi karena saya dibagian keuangan, ada juga tentang agama, ya baiklah mas saya sudah menganggu waktu mas Faisal, saya seperti ini, karena saya mengemban amanat dari agama saya, biasanya setiap kali seperti ini, saya segera pergi dan berlari.. (sudah mau pergi)

saat itu saya segera berkata.., terima kasih juga pak, sudah memberikan banyak motivasi, insya Allah tidak ada yang salah dengan kata-kata bapak, semuanya saya rekam, dan saya masih harus lebih banyak belajar lagi, sebelum membahas semua ini lebih dalam.. oh ya pak, siapa nama bapak?

Dengan tergesa, ia berkata, Ongky, Pak Ongky, terima kasih mas faisal, (segera pergi)

aku sempat terdiam.. aku tidak menyangka apa yang barusan terjadi.. hanya terdiam beberapa detik, aku keluar dari deretan rak buku islami untuk melihat beliau, beliau sudah tidak ada..

Dalam hati berkata..,
Ya Allah.. apa yang baru saja terjadi..
Apakah engkau mengirimkan malaikatmu ya Allah..,
sungguh luar biasa.. apa yang baru saja aku terima..

Aku masih tidak menyangka.. aku coba diam terlebih dahulu, mengingat semuanya..
aku lalu mengecek si Invoker (HP), ada beberapa sms.. dari orang yang sama..
(*mungkin jika kamu membaca ini kamu tahu siapa maksudku)

lalu aku meneruskan mencari buku-buku yang ingin aku beli, buku itu ada di daftar pencarian, tetapi stock kosong..yah.. terpaksa membeli dua buku tentang psikologi..

Rahasia wee :p

saat baru saja selesai transaksi dengan kasir, ada Panggilan masuk.. ternyata yang menelpon adalah Ibuku, yang menyuruhku segera pulang karena hari akan hujan, bahkan dirumah sudah hujan.. dengan segera pergi dari BCP, baru saja ingin keluar, ternyata hujannya tiba-tiba deras, (tadinya gerimis), alhasil harus menunggu.. duduk di tangga darurat.. sambil membaca buku, sesekali melihat waktu di handpone yang sudah mulai lowbat..  saat hujan sudah mulai reda, segera pulang..

sampai dirumah, aku bercerita kepada kedua orang tuaku..
aku baru saja bertemu dengan seseorang di Toko Gunung Agung
(Babeh meledek, 'sama perempuan jalan kali niiih'), lalu aku meneruskan.. mendapatkan banyak cerita dan hal-hal yang memotivasi, sepertinya Direktur Keuangan.. (Segera kedua orang tuaku Penasaran)..
lalu aku mulai bercerita... (seperti yang aku tulis diatas)


aku teringat namanya adalah Pak Ongky,
aku mencari di media internet, di mesin pencari google, dengan kata kunci "Ongky" dan yang kutemukan dibaris pertama adalah :

http://www.ongkyhojanto.com/

aku melihat dibagian profilenya,  dan satu alasanku yang merasa beliau adalah orangnya adalah sertifikat ini, beliau menceritakan tentang Rakyat di Singapura,


NLP Practitioner Certification
Master Practitioner Certification
(Mind Transformation - Singapore)

lalu juga beliau berkata adalah orang di bidang Keuangan, dari :

Komisaris PT. ParaNetwork yang bergerak di bidang Personal Franchise
Property Management bergerak dibidang Property

(itulah sedikit yang ku ambil dari profilnya, liat sendiri aja ya http://www.ongkyhojanto.com/)


dan yang meyakinkanku bahwa beliau adalah orangnya adalah foto dibawah ini, yang dilingkaran merah, ya benar, Pak Ongky adalah orang yang tadi itu berbincang denganku.. di toko Gunung Agung,  Bekasi Cyber Park. hanya saja sedikit lebih tua, pantas saja.. saat aku berbincang dengan beliau, banyak karyawan Toko Gunung agung yang memperhatikan kami berdua.. mungkin beliau ke Toko Gunung Agung untuk melihat buku-bukunya yang ada disana... tampil sangat sederhana..
lingkaran merah

Foto diatas diambil dari google, di wordpress milik orang lain, mencari dengan kata kunci 'ongky',

Sungguh suatu hal yang tidak terduga,
Terima kasih ya Allah!

Galau gan :
//Dari pada malam minggu pacaran tanpa pernikahan//
//Lebih baik aku baca buku untuk kebaikan kehidupan..//

1 komentar:

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~