<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Selasa, 01 November 2011

Aku bisa terima, Jika caci itu untukku.

Aku teringat...
Salah satu Guru SMA ku..

Ibu.. R*na, Guru PPKN kelas 2 SMA dulu,

hari ini.. di jalan, Aku seperti melihatnya.
Sekilas ingatanku kembali ke masa lalu..

cuma satu ingatan yang pernah kutandai..
yaitu ketika aku dicaci maki..

Ibu Rina dua minggu tidak hadir...
dua kali hari di hari senin..
beliau hanya meninggalkan materi dan tugas di kelas..

disuatu senin ketika ibu Rina masuk,
beliau menagih tugasnya..

ketika beliau meminta yang tidak mengerjakan tugasnya menunjukan dirinya..
aku mengangkat tangan..

saat itu aku sudah mengerjakan tugasku...
hanya saja, karena pernah tidak masuk karena sakit .. kamis - sabtu,
aku lupa, kalau aku sudah mengerjakannya,

aku melangkah berdiri ke depan..
Ibu Rina dengan geram,

memasuki kelas tanpa salam..tanpa senyum, 
tiba-tiba beliau marah.. beliau meledak.. setelah menghampiri aku yang berdiri,
didepan kelas bersama beberapa temanku,

Aku di caci maki, :

"Dasar BEGO, KALAU PUNYA OTAK TUH DIPAKE,
PIKIR DONG, Tugas udah LAMA, masih aja enggak NGERJAIN..

ORANG TUA KAMU PASTI MALU YA, ANAKNYA KAYAK KAMU..
ATAU JANGAN-JANGAN ORANG TUA KAMU PASTI SAMA YA KAYAK KAMU.."

...

Aku hanya sabar, diam di depan..
berdiri dengan pucat, baru sembuh dari sakit,
berharap ibu ini berhenti berbicara dan belajar saja...

karena aku sama sekali tidak mendengar apa yang ia katakan..
aku tidak mencerna apa yang masuk ke telingaku..

tiba-tiba sahabatku,
ia mengingatkanku kalau aku sudah mengerjakan tugasnya,
dengan meminta izin memeriksanya,
aku mengambil buku didalam tasku..,
dan benar.. ya benar, aku sudah menulisnya di buku PPKNKu,

aku duduk.. lelah..

Ibu itu mulai membahas tugas itu..
Di tempat duduk Aku terdiam, tatapanku kosong..
Alam bawah sadarku mengingat apa yang beliau katakan..

Ya benar.. ia mencaciku.. tapi ia juga mencaci kedua orang tuaku..
ia mengatakan semuanya dengan jelas,
beliau bicara seperti itu.. dihadapanku, menatapku..

pada saat menerangkan tugas itu..
tiba-tiba.. beliau menegurku,
karena ia melihat tatapanku kosong,

ia meminta maaf, karena tadi sudah mencaci maki diriku..

aku menatapnya tajam..
yang membuat suasana kelas berubah mencekam..
tatapanku yang biasa damai...
menatap guru Itu penuh benci,

aku bisa menerima ia mencaci maki diriku..
tapi yang aku tidak bisa terima..
ia menghina kedua orang tuaku yang sangat aku sayangi...

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~