<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Minggu, 19 Juni 2011

Sukses (Dirimu) Meng-acuh-kan-ku.

jika peng-acuh-anmu itu beralasan menguji kesetiaanku..
kamu salah sayang..,
kamu sukses membuat aku kesepian.

aku bukan pribadi yang mudah jatuh cinta.
karena cinta itu bukan permainan nafsu belaka.
sesungguhnya cinta itu tidak datang dengan cepat,
cinta itu berjalan lambat,
berawal dari rasa suka..

cinta dengan proses cepat.. itu bukan cinta,
tetapi kamuflase dari sebuah nafsu.

seperti semut yang melihat gula.
saat gula habis, semut itu pergi.

walaupun tidak terucap,
saat aku memutuskan untuk mencintaimu,
dihatiku, sebuah bendera.. dengan tiang besi baja..
tertancap dengan dalam.. sebagai sebuah simbol,
sebuah komitmen kalau 'aku setia padamu'.

walaupun saat ini,
yang bisa kulakukan hanya mencintaimu dalam diamku,

karena sadar, ya aku sadar, ada orang lain dihatimu,
sebelum aku memutuskan mencintaimu.

sayangnya sayang, aku terlanjur mencintaimu.
disaat, hatimu ... (aku tahu) mencintai orang lain,
dan bukan aku...

seandainya hidup bisa memilih,
aku ingin meminta kepada waktu.
agar aku tidak dipertemukan denganmu,
daripada, aku harus melupakanmu..

=================
rasa yang kini kurasakan..
rasa-rasa kematian..
kematian sebuah perasaan.
=================

mungkinkah aku harus pergi,
meninggalkan dirimu.. dan mencari cahaya baru?

1 komentar:

  1. sedih deh bacanya.. cocok nih dibuat cerpen.. ^_^

    BalasHapus

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~