<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Selasa, 24 Mei 2011

24/05/2011

Salah satu sahabatku mengingatkan,
untuk pintar-pintar memilih teman,
pasalnya, sahabatku itu memperhatikan,beberapa bulan ini,
khususnya karena ada moment tertentu.

beberapa orang seringkali menghampiriku karena ada sesuatu,
maksudnya, ditujukan kepada 'orang' yang suka 'memanfaatkan'.
ya aku tahu itu,

seseorang menggunakan topeng dengan nama teman,
yang datang ketika sulit,
yang lupa ketika senang.

nah, sejak awal aku cukup bisa untuk membedakan,
definisi teman,
definisi teman seperjuangan,
dan definisi seorang sahabat.

saat ini aku sadar,
biasanya aku melakukan sesuatu karena ada sesuatu,
apa mungkin aku bisa melakukan sesuatu tanpa berharap..
ada sesuatu yang menungguku jika aku melakukan sesuatu?

Bingung?

pahami dengan baik kutipan berikut ini :

sekarang aku berpikir,
sampai di mana seseorang masih tetap wajar,
walau ia sendiri tidak mendapatkan apa-apa.

Seseorang mau berkorban buat sesuatu,
katakanlah, ide-ide, agama, politik atau pacarnya.
Tapi dapatkah ia berkorban buat tidak apa-apa?

( Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran, h. 101)

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~