<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Kamis, 03 Maret 2011

Psikologi Jungian

mite(myth)..
Apa itu mite? mite adalah representasi dari entitas yang hidup dalam nirsadar (alam tidak sadar) kolektif manusia (collective unconscius). Berbentuk dongen, cerita rakyat, legenda, mimpi, dan bentuk-bentuk fantasi lain.

Jung menjelaskan simbol-simbol yang ada pada mite sebagai arketipe(archetype) atau arkasi(archaic). Arketipe berasal dari kata arkhe, yang sebenarnya merupakan gambaran entitas purba yang eksis dalam tataran nirsadar kolektif. Arketipe memuat motif-motif tertentu yang muncul dalam mite dan dongeng diberbagai tempat. Arketipe membuat orang terkesan, mempengaruhi, mempesona dan mengaktivasi suatu energi psikologis dalam individu...

Arketipe, sebenarnya berfungsi sebagai pesan bagi manusia. Arketipe ini menuntun perjalanan manusia. Dimana arketipe ini manifes? dalam banyak hal!, paling umum ditemui adalah mite. Bahkan kitab-kitab suci pun sebenarnya disusun berdasarkan mite/kumpulan mite. Nah disinilah kita baru bisa menemukan kontekstualisasinya bagaimana kitab suci yang menjadi landasan agama-agama itu berfungsi sebagai 'pengingat' bagi manusia agar 'berjalan dijalan yang benar'. Tak lain adalah agar manusia berjalan di jalur yang memungkinkannya mencapai ketuhanannya atau kepenuhan individualisasinya.


Simbol Arkais/Arketipe kehidupan manusia :
  • The Hero
  • SELF
  • The Wise Old Man / Woman
  • The Trickster
  • The Shadow
  • The Anima
  • The Animus
  • The Great Mother
  • The Divine Child
  • The Persona
  • The Child Archetype
  • The animal Archetype

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~