<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Senin, 08 November 2010

Debora Soulisa

Hari ini aku pulang terlarut malam, karena terjebak hujan, sepanjangan perjalanan.. angkutan umum.. yang memang sudah sepi, karena banyak penumpang yang tidak turun di akhir trayek angkutan.

karena biasa tertidur.. didalam angkutan umum, ketika sudah setengah perjalanan aku terbangun, lalu didalam angkutan umum itu tinggal aku dan seseorang.

seorang wanita.. ia juga tertidur.. kami berhadapan arah, dia di bangku depanku, ah..  ternyata ia tidak sendiri. ada seorang anak kecil beberapa jarak di dekatnya, lalu bocah itu mendekati wanita itu..

hmm.. pikirku, siapa ya wanita ini?
ibunya kah? tapi tidak mungkin.. terlihat muda sekali.. atau kakaknya kah?

beberapa saat, setelah cukup lama memperhatikan, wanita ini terbangun.. *wah waaawaa aku panik, dan buru-buru memalingkan wajah, karena aku sempat bertatapan mata dengannya dalam waktu beberapa detik, daripada suasananya menjadi aneh.. ku coba beranikan diri bertanya..

F : "Mbak.. mau kemana ya?"
? : "Mau mengantar anak ini mas..

F : mengantar kemana?? ini sudah terlarut malam,
? : Tadi saya terjebak hujan, dan terpaksa menunggu di stasiun kereta. Mau ke Pondok Ungu mas, nanti waktu turun ditunggui oleh Pamannya"

F : Mbak ini kakaknya ya?
?  : memang saya kelihatan masih muda ya?, saya ini ibunya tahu.. (tersenyum)

F : (wew),, waduh maaf bu, saya gak tau, soalnya ibu terlihat hampir sebaya dengan saya,
? : iya, saya memang masih muda.. mungkin memang sebaya sama kamu,

F : kalau boleh tau, berapa usia ibu ?
? : 21 tahun, panggil mbak aja, kamu sendiri berapa?

F : 19 tahun mba, wah ibu, eh mba muda sekali tapi sudah punya anak,
? : iya, agak menyesal juga sih menikah muda, kamu kuliah ?

F : iya mba, di universitas ******
? : jurusan apa?

F : fakultas ilmu komputer, sistem informasi..
? : ooh saya juga dulu kuliah, tapi berhenti ditengah jalan..

F : memang kenapa mba?
? : saya menikah, ... (terdiam beberapa saat),

? : rumah kamu dimana ?
F : di Pondok Ungu juga mbak, d blok E

?:  saya juga dulu di Pondok Ungu, kamu di blok E, kenal kochai gak?
F : kenal mba, kakaknya teman saya,

? : kenal si A, si B, si C ? *lupa siapa yang dia sebutkan,
F : gak kenal mba, saya pindahan dari jakarta...

? :  oh sejak kapan?
F : hmm.. pindahnya sih semenjak saya SMP, tapi saya baru tinggal saat kuliah,

? : memang orang tua kamu dimana?
F: dijakarta, .. dibekasi saya tinggal sendiri.. kadang ibu atau yah pulang setiap 3 hari sekali.. biasanya hari minggu semua berkumpul dirumah,

Angkutan Umum sudah sampai tujuan akhir, kami turun..  ternyata arah rumah yang kami tuju satu arah.. dan Ibu Muda ini berjalan sambil menggendong anaknya

? : ohh ya, kamu punya Facebook?
F: ada mbak, mbak sendiri punya?

? : ada, tapi jarang online.. waktu tinggal disini (bekasi) saya sering di warnet uda, tau kan warnet uda?
F : wah tau lah mba, semenjak uda buka warnet... saya sering disana dan membantu uda,

F: memang mbak tinggal dimana sekarang?
? : sekarang saya di cempaka putih di rumah mertua saya,

F: ooh begitu,

tiba-tiba ada seorang bapak-bapak separuh baya, mendekati kami yang sedang berjalan kearahnya,
lalu menggendong anak yang digendong oleh mbak ini,  dan memperhatikan wajah saya..

*waduh.. semoga gak salah paham nih..

? : add ya, d*b*r*_s**ls*@xxx.com
F : ok mbak, nanti sampai rumah saya add..

langsung saja aku berlalu pergi.. dijalan.. sebelum sampai rumah.. berpikir.. oh mbak tadi namanya Debora..


===========
update : 2011...

pada suatu malam minggu, (sabtu malam) . tiba-tiba Mbak debora say hai di facebook.. ia mengajak chat.. ia curhat tentang masalah hidupnya ^_^.. dan aku juga.. senangnya bisa saling bercerita. ia juga memberikan nomor teleponnya...

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~