<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Kamis, 21 Oktober 2010

Rahasia Tampan

Pada suatu hari, Ahnaf bin Qais bertemu seorang Pemuda,

Pemuda itu sangat tampan sekali,

hingga Ahnaf bin Qais sangat mengagumi wajah yang dimiliki oleh pemuda yang saat itu berdiri dihadapannya.

"Pemuda ini sangat tampan, mungkin ia seorang yang gemar berolahraga sehingga wajahnya terlihat sehat dan terpelihara. Atau mungkin pemuda ini banyak uangnya, sehingga mampu memelihara diri dengan pakaian dan perhiasan". Kata Ahnaf bin Qais dalam hati

karena tak dapat menahan rasa penasaran, Ahnaf kemudian bertanya kepada Pemuda itu :

"Wahai Pemuda, apa rahasianya sehingga kau dapat memiliki wajah yang tampan ini?

Pemuda :

"Resepnya ada 4. jawab Pemuda itu dengan tak terduga.

"Apa itu? tanya Ahnaf bin Qais ingin tahu.

"Pertama,
Bila orang berbicara padaku, aku mendengarkannya dengan baik.
Kedua
Bila berJANJI, pasti kutepati.
Ketiga
Bila diriku diperhitungkan orang, maka Kurelakan.
*maksudnya dibanding-bandingkan karena kekurangannya.
Keempat
Bila Aku Dipercaya, aku tak mau Menghianatinya"

Mendengar jawaban pemuda itu, Ahnaf bin Qais termenung sejenak.

"inilah tipe pemuda yang tampan luar dan dalamnya"
gumamnya dalam hati, berkomentar.


0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~