<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Kamis, 28 Oktober 2010

Puisi Untuk Pemuda Malas, Memaknai Kalimat Ir.Soekarno untuk Hari Sumpah Pemuda

 SUMPAH PEMUDA

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu,
Tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu,
Bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan,
Bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

teringat kata Bung Karno, : Berikan saya sepuluh PEMUDA, akan saya ubah Indonesia, yang mana tentunya bukanlah Pemuda sembarang Pemuda.

Pemuda Malas

Jangan bersikap tawadhu dan rendah hati
‘bila kerendah-hatianmu jadi alasan
untuk mundur dari kompetisi.

Jangan pernah ingin mengalah
bila itu semua hanya
kamuflase untuk bersembunyi
dari kelemahan jiwamu,

Bumi ini gelora api yg berkobar
dan debu yg berserak
mendekatlah pada api spirit
nyalakan hati yg lemah
penuhilah kalbumu dengan kemarahan,

marah karena malas
marah karena tak pernah dewasa
marah karena lemah hati
marah karena tidak marah


melihat kemajuan
sedang kita selalu dalam kemunduran,


Menjauhlah dari debu yg berserak
karena debu tak pernah ciptakan sejarah
karena debu adalah sampah
yg selalu diinjak-injak waktu

Tawadhulah di saat kemenangan
karena saat itu
kau bagai sedang berdiri
di antara gunung dan ngarai
terus naik ke puncak berikutnya
atau meluncur ke ngarai yg terjal,
 *maksudnya adalah tidak sombong ketika menang

Menangislah di saat kalah
karena air matamu akan jadi saksi,

bahwa dirimu tak menghendaki kekalahan itu

bahwa dirimu tak ingin jadi serpihan arang


bahwa dirimu juga memimpikan gelora api kemenangan


bahwa dirimu ingin sekali ‘bertobat’


bertobat untuk tidak lagi berkubang
dalam lumpur kemalasan
dalam genangan perilaku tiada guna
dalam lilitan kelemahan jiwa,



Pemuda itu cahaya
dan Api yang menyala

yang dapat menerangi kegelapan
asa dan harapan
Pemuda itu pelopor
pembawa obor masa depan
penggerak nurani tua yg gersang

Pemuda itu Enerjik
dinamis
gelisah
selalu bergeliat

tak sabar akan waktu yg lambat
marah pada kondisi stagnan
yang tak berubah..

karena perubahan bukti harapan
karena kemajuan tanda kedinamisan
karena kediaman adalah kematian.

walau jasad bergerak
walau jantung berdegup
tapi jiwamu mati

dan liang kuburmu
adalah dirimu sendiri



Notes::
Puisi oleh A. Fatih Syuhud.
Pondok Pesantren Al Khoirot,1 Desember 2004

referensi : Id.Wikipedia.org

gambar : deviant art,

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~