<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Senin, 01 November 2010

Lebih Panas dari Merapi..

Jika ini adalah Pemilu,
maka saya memilih Abstain,

...karena ini negara Demokrasi,
saya ingin ikut berpartisipasi memberikan komentar di status ini,

-------------------------------:
Assalamualaikum, wr wb.

Saya sebagai Manusia biasa,
mengakui Bahwa Karma itu ada.

Lantas Manusia itu tak lepas dari Khilaf,

ada sebuah pameo yang pernah saya baca,

"Benar untuk seseorang belum tentu Benar bagi orang lain"

Dan sepatutnya jika ada orang lain yang salah,
berikan peringatan, berikan pelajaran, berikan pengertian,
tapi tak perlu berlebihan,

buat ia mengakui kesalahannya, buat ia mengakui dosanya,
buat ia meminta maaf kepada semua orang yang marah kepadanya,
(entah karena perilaku atau ucapannya)

Dan sebagai sesama manusia,
harusnya hati nurani pasti bisa memahami,

seandainya dan jika terus begini,
Apakah hati akan senang/ puas,

jika orang yang bersangkutan tidak bisa menahan malunya,
harga dirinya yang sudah diinjak secara masal oleh publik,
dan mencoba untuk mati dengan cara bunuh diri.

karena kekhilafannya mengutarakan maksudnya lewat kata-kata,

mungkin saja suatu saat nanti saya khilaf seperti dia,
mungkin saja suatu saat nanti ada keluarga saya khilaf seperti dia,
mungkin saja suatu saat nanti ada teman/sahabat saya khilaf seperti dia,

saya tidak membela siapa-siapa, saya tidak mendukung siapa-siapa, !
sekali lagi saya katakan saya Abstain (tidak ikut bertindak apa-apa).

saya hanya ingin pesan untuk dia,
Ambillah hikmahnya, semoga karena peristiwa ini,
Anda bisa lebih dewasa dalam mencermati kata untuk mengungkap maksud anda..

akhir kata dari manusia biasa,
saya sadar karma itu ada...


Notes::
Jangan pernah membenci seseorang/sesuatu.
rasa benci membuat dasar logika untuk memberikan alasan ('Reasoning')
berkurang kemampuannya.

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~