<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Kamis, 12 Agustus 2010

Ajari Aku Menghapusmu...

Kutuliskan segenggam gumam untukmu
Hingga butiran-butiran jam kembali membalik halaman lama..

Pernah kau tawarkan berjuta mimpi,
untuk menggagahi segala kesepianku
Dan aku menjawab dengan diam.

Tanggal-tanggal terbakar sampai pada hari ini
Terus beranjak, aku tak berubah warna
Aku tenggelam bersama bungkusan detik yang sia-sia
Lalu segenggam gumamku itu menjadi sekeranjang makian untukmu.

Penghujan kali ini tetesannya menghibur bumi
Juga bilangan rinainya yang telah menemani bertahun-tahun,
sejak tangisku yang pertama.

Terbersit pikiran gila :
Bagaimana seandainya aku,
yang bercinta denganmu di malam pertama lalu?
Bagaimana jika rahimku,
yang melahirkan bibit-bibit alam dari darahmu?
Bagaimana jika aku,
yang membesarkan dagingmu dengan air susuku?
Aku rindu menanyakan semua itu padamu.

Tapi kau telah kenalkan sebuah ladang padaku
Bukan penggantiku, katamu
Sebab embun pagi di alun-alun kota pernah berkata,
aku tak bisa tersubstitusi dengan siapapun
Katamu, aku adalah saphir,
jauh lebih kemilau darinya
Tapi dia bisa memaku semua pigura
yang tak sempurnamu dengan nafasnya.

Muram langit petang ini,
menggiring rasa lamaku untuk kembali memaknaimu
Ketika hanya kau beri pinjaman bahu kala aku menangis
Kau tahu, dan sangat memahamiku.

Sedang di belahan waktu lain,
perlahan mengheningkan namamu dari otakku
Dan aku masih tak tahu,
bagaimana menghilangkan wajahmu dari pikiranku.

Dan tampaknya kau tak mengizinkanku
untuk mengambil sisa hati,
yang ternyata padamu aku masih menggilai.


Notes::
Aku,
Pecinta abadi dirimu..

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~