<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Selasa, 16 Februari 2010

Anda Pekerja Atau Pemikir?

TAHUKAH Anda bahwa tipe kepribadian seseorang bisa digunakan untuk membantunya mendapatkan pekerjaan idaman? Cari tahu tipe kepribadian Anda dan tiru tipsnya.
Menurut teori psikologi yang ada dan sudah diterima di kalangan luas, ada tujuh tipe kepribadian manusia. Setiap manusia pasti mewakili salah satu dari tipe tersebut. Ada pekerja, pemikir, penolong, sampai kreator.Tipe-tipe ini bisa dianalisis untuk menentukan bagaimana sebaiknya orang tersebut mencari pekerjaan yang tepat untuknya. Berikut tujuh tipe kepribadian tersebut beserta solusi pencarian kerjanya, seperti dikutip dari livecareer.com.


  • Pekerja (realistis)
Tipe seperti ini adalah tipe orang yang puas jika berhasil menyelesaikan pekerjaannya. Mereka suka kegiatan fisik dan bekerja dengan tangannya. Karena tipe pekerja adalah orang yang termotivasi jika mendapatkan pujian, psikolog sosial Rachelle J Center, penulis Make the Right Career Move, menyarankan agar orang dengan tipe ini menetapkan target per hari atau per minggu. Misalnya dengan membuat target menyelesaikan tiga pekerjaan per hari.Jangan lupa juga untuk melakukan penyegaran dengan bersantai atau melakukan hobi agar saat kembali bekerja, pikiran dan tenaga bisa kembali segar.
  • Pemikir (investigator)
Mereka adalah orang yang selalu penasaran dengan apa yang terjadi di dunia. Mereka adalah orang yang senang menganalisis dan menggunakan berbagai metode untuk memecahkan masalah. Gunakan rasa keingintahuan dan daya analisis tersebut untuk mencari perusahaan dan posisi yang baik bagi masa depan Anda. Jika sudah menemukannya, tonjolkan kualitas diri dengan membuat surat lamaran yang tak biasa dan mampu menarik perhatian perusahaan tersebut.
  • Persuader (orang yang persuasif)
Mereka adalah orang-orang yang senang berbincang dan memengaruhi orang lain. Karena itulah,penampilan mereka tampak percaya diri dan memiliki kualitas sebagai seorang pemimpin. Orang-orang seperti ini, menurut Canter, adalah orang yang pandai mencari celah dan mampu mendapatkan pekerjaan yang terbaik. Mereka bisa menjual kelebihan mereka saat melakukan networking atau wawancara kerja.
  • Koordinator
Mereka adalah orang yang peduli terhadap detail. Mereka senang mengorganisasi dan ingin semua hal berjalan dengan lancar. Mereka adalah orang yang mampu mengumpulkan semua elemen hingga menjadi sebuah sistem yang berjalan efektif, sehingga elemen-elemen atau orangorang yang bekerja di bawah panduannya ialah harta tak ternilai. Jalin kerja sama yang baik dengan orang-orang itu, karena mereka adalah jalan bagi perkembangan karier atau bisnis bagi tipe koordinator.
  • Kreator (artistik)
Mereka adalah orang-orang dengan pemikiran yang orisinal, kreatif,dan mudah menyesuaikan diri. Mereka juga senang berpikir out of the box. Gunakan kelebihan beradaptasi saat mencari pekerjaan. Jangan ragu mencari pekerjaan di luar latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang sama sekali baru, karena pekerjaan baru tersebut bisa jadi akan membuat pikiran Anda semakin kreatif.
  • Penolong
Mereka adalah orang yang punya jiwa sosial tinggi, senang membantu orang lain, dan senang memberi saran bagi kebaikan orang lain. Cari tahu apa saja hal yang bisa dilakukan untuk membantu perusahaan tempat melamar kerja. Cantumkan beberapa ide yang bisa diberikan ke perusahaan tersebut dan cantumkan di surat lamaran. Jika dipanggil, presentasikan ide-ide tersebut di hadapan mereka.
  • Pembantu
Mereka punya tingkat kesabaran yang tinggi dan senang menolong orang lain demi kenyamanan dan kebutuhan orang tersebut. Kebaikan dan ketulusan tersebut akan menarik simpati banyak orang, dan bisa menjadi pintu bagi kesuksesan seorang bertipe pembantu.(heritaendriana)


Sumber : Sindo (9-02-2010)


Dari beberapa kriteria diatas, yang bisa saya kelompokkan berdasarkan kehidupan saya adalah :
Pemikir , Penolong dan Pembantu,
Adalah Kriteria yang cocok sebagai seorang Problem Solver,


Dalam kehidupan saya, banyak teman yang datang ke saya untuk meminta nasihat dalam menyelesaikan masalah mereka, atau bercerita seperti apa masalah yang mereka hadapi. Untuk bisa disebut sebagai seorang Penolong dan Pembantu, tidak semua orang yang datang kepada saya akan langsung saya berikan pertolongan/ bantuan.

Awalnya saya akan melihat dulu / menganalisa tingkat masalah yang dihadapinya sebelum, membantunya, karena tidak mungkin saya akan menolong seseorang yang masalahnya itu melebihi kemampuan saya.

Saya Memilih orang yang akan saya tolong, membantu seseorang dalam masalah mereka, saya hanya membantu sebagian awalnya, seperti misalnya dalam pelajaran/pekerjaan yang diberikan pada perkuliahan atau dalam Lingkungan sekitar kehidupan saya

Saya memberikan bantuan seadanya, saya tidak mau menolong orang sampai selesai, kecuali ia saudara/sahabat dekat saya, tergantung situasi dan keadaan masalah yang dihadapi orang tersebut , jika memang keadannya benar benar harus ditolong sampai tuntas saya usahakan saya menolongnya.

Alasannya karena, saya pernah mengalami kejadian buruk yang menjadi pengalaman hidup saya , kebaikan hati dan niat menolong saya pernah dimanfaatkan oleh orang lain untuk kepentingan pribadi mereka bahkan saya hampir menjadi korban tindakan kriminal.

PEMIKIR, PERSUADER (orang yang persuasive) dan KOORDINATOR
Persuader :


“ Mereka adalah orang-orang yang senang berbincang dan memengaruhi orang lain. Karena itulah,penampilan mereka tampak percaya diri dan memiliki kualitas sebagai seorang pemimpin. Orang-orang seperti ini, menurut Canter, adalah orang yang pandai mencari celah dan mampu mendapatkan pekerjaan yang terbaik. Mereka bisa menjual kelebihan mereka saat melakukan networking atau wawancara kerja.”



Persuasif dari bahasa inggris “Persuasive” , artinya ajakan, dorongan, dan yang meyakinkan.

Menurut John Fereira, seorang konsultan dari Deloitte & Touche Consulting mengatakan :
Seorang yang memiliki kepercayaan diri, disamping mampu untuk mengendalikan dan menjaga keyakinan diri, juga akan mampu membuat perubahan di lingkungannya. Disamping keahlian teknis, ‘sang katalisator’ perubahan memerlukan sejumlah kecakapan emosi lain”


Langkah awal yang bagus untuk menjadi seorang persuasive adalah dengan melakukan kebiasaan MEMBERI, MENGAWALI dan MENOLONG yang mana merupakan kebutuhan dasar untuk ENERGI KEPERCAYAAN *(hukum kekekalan energy , bahwa energy yang diberikan tidak akan hilang , dia hanya berubah bentuk ) dimana Aksi akan menghasilkan Reaksi . contoh kegiatannya adalah :

- Memberikan penghargaan kepada orang lain
- Memberi perhatian yang tulus kepada orang lain
- Mau mendengarkan orang lain berbicara
- Membuat orang lain menjadi penting dihadapan kita
- Mau mengakui kesalahan dan berani meminta maaf
- Selalu mengucapkan terima kasih
- Suka memuji orang lain
- Berusaha mengerti perasaan orang lain
- Mengucapkan salam



Semua orang ingin memimpin, tapi tak semua orang bisa memimpin seperti seorang pemimpin yang ideal/ pantas. bagaimanapun semua itu tergantung pada prinsip, Biasanya orang yang memiliki prinsip yang teguh akan menjadi seorang pemimpin besar , sebaliknya orang yang tidak memiliki prinsip akan sangat mudah sekali terpengaruh dan sudah bisa dipastikan menjadi pengikut. Tidak Peduli prinsip itu BENAR ATAU SALAH tetap aka nada pengikutnya, dan pada Akhirnya seorang dengan prinsip yang benarlah yang akan menjadi seorang pemimpin sejati. Saya sudah banyak melihat beberapa contoh pemimpin dengan tipikal, gaya dan prinsipnya masing masing, diantaranya adalah :

  1. Pemimpin yang sangat menonjol prestasi kerja dan integritasnya tetapi tidak dicintai oleh lingkungannya
  2. Pemimpin yang ramah dan peka, sangat baik hati, serta pandai sekali bergaul, tetapi agak lamban dan kurang disipilin
  3. Pemimpin yang berprestasi, kinerjanya menonjol pandai bergaul, tapi hanya sibuk dengan pekerjaannya sendiri tidak memperhatikan bawahannya dan tidak percaya kepada orang lain.
  4. Pemimpin yang senang mengajari dan membimbing orang lain, khususnya bawahannya sendiri, tetapi pemimpin itu sendiri tidak mengerjakan pekerjaanya sendiri dengan sungguh sungguh sehingga lama kelamaan bawahannya tidak lagi mengikutinya.
Dari jenis jenis pemimpin diatas, maka dibuatlah tangga kepemimpinan yang mana setiap tangga telah mencakup semua hal diatas secara sistematis, dan setiap tangga harus dilalui dengan benar. Tidak boleh ada satu anak tangga pun yang terlewat/ diloncati. Sehingga menghasilkan seorang pemimpin yang tidak hanya dicintai, dipercaya atau diikuti, tetapi juga membimbing sesuai dengan suara hati, memiliki pengaruh besar yang sangat kuat dalam jangka panjang.

Tangga Kepemimpinan :

1.Pemimpin yang dicintai


Anda bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tapi tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka, Artinya bahwa seorang pemimpin harus mampu berhubungan baik dengan orang lain, dengan cara mencintai mereka . Seorang pemimpin tidak boleh hanya menunjukkan prestasi kerjanya saja. Tangga ini tidak boleh dilewati , apabila dilewati maka akibatnya orang lain tidak akan mendukung anda, Karena mereka tidak akan menyukai anda.

2.Pemimpin yang dipercaya


Seorang yang memiliki integritas tinggi adalah orang orang yang dengan penuh keberanian dan berusaha tanpa kenal putus asa untuk dapat mencapai apa yang dicita citakan. Cita cita yang dimiliki itu mampu mendorong seorang pemimpin untuk tetap konsisten dengan langkahnya. Tangga ini adalah aspek Komitmen anda, bagaimana orang akan menilai dan memutuskan untuk mengikuti anda atau tidak, Integritas akan membuat anda dipercaya dan kepercayaan akan menciptakan pengikut, sehingga terbentuklah sebuah kelompok yang memiliki kesamaan tujuan.
Tingkat 2 ini adalah tingkat Integritas yang menciptakan Kepercayaan

3.Pembimbing


Seorang pemimpin yang berhasil bukan karena kekuasannnya, tetapi karena kemampuannya memberikan motivasi dan kekuatan kepada orang lain. Pada tangga inilah puncak loyalitas dari pengikut akan terbentuk.

4.Pemimpin yang berkepribadian


Pemimpin tidak akan berhasil memimpin orang lain apabila dia belum berhasil memimpin dirinya sendiri. Pemimpin harus sudah pernah menjelajahi dirinya sendiri dan mengenali mendalam siapa dirinya. Sebelum dia memimpin keluar , dia harus memimpin ke DALAM.


“Musuh yang paling berat sebenarnya adalah diri sendiri, dan seorang pemimpin harus mengenali siapa kawan dan siapa lawan di dalam dirinya. Tanpa pengetahuan akan hal ini, maka dia akan menjadi budak dari pemikiran yang diciptakannya sendiri.

5.Pemimpin yang abadi


Saya tidak bisa menjelaskan hal ini, karena saya belum sampai tahap ini.


Tapi ada satu orang pakar yang berpendapat bahwa :
“Yang telah saya temukan selama bertahun tahun adalah bahwa pada umumnya orang orang hebat yang kita kenang adalah mereka yang paling berkenan dihati kita. Mungkin mereka adalah orang orang jenius yang kreatif dan intuitif. Atau mereka yang mempunyai kesungguhan hati dan keberanian. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kejujuran emosi( hati) dan tidak mau hidup dalam kepura-puraan. –Mereka mempunyai kemauan untuk memperbaharui keadaan, mempertanyakan aturan aturan yang membedakan golongan, untuk mengulurkan kasih sayang , atau untuk mengucapkan kata kata ramah. Mereka mempunyai standar sendiri dalam hal integritas dan terus mencari makna-makna hidup yang lebih dalam”


Tingkat keberhasilan seseorang sangat ditentukan pada seberapa tinggi tingkat kepemimpinnya. Tingkat kepemimpinan seseorang juga menentukan seberapa besar dan seberapa jauh tingkat pengaruhnya.


Kesimpulan :
Dari Kehidupan berorganisasi/karir saya nantinya, seperti apa saya ke depan, saya lebih menjadi si Pemikir, Persuasif, dan Koordinator dan itu semua saya jalankan dalam kehidupan saya dikampus sebagai seorang mahasiswa yang juga diwajibkan sebagai Pekerja dan kreator
Dalam Kehidupan sehari hari juga termasuk kehidupan kampus, saya akan menolong/membantu orang yang membutuhkan saya. Karena itu adalah nilai moral yang harus dimiliki oleh setiap orang yang berguna untuk memiliki ikatan/hubungan pertemanan… dimana memberi dahulu baru menerima dan pastinya yang akan berguna di masa depan.

Saya adalah seorang PERSUADER

Referensi Pribadi :
Buku pengembangan diri,
Rahasia Sukses membangun kecerdasan emosi dan spiritual
IQ yang diimbangi dengan EQ dan SQ
karya Ary Ginanjar Agustian.


0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~