<~Welcome~>
  • Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Sabtu, 09 Mei 2009

Si Biru Gelap Pekat Dan Si Merah Gila Darah

Jangan salahkan aku,

Dulu aku Putih...
Sungguh, putih suci.
Tak terbesit sedikit pun dosa dan rasa.

Ini Karena Kalian !

Lihat.
Siapa aku sekarang..


Tapi Aku Senang.
Si Biru Gelap Pekat,
Itulah yang aku dapat.

Semua orang tahu,

Jika seorang anak,
diajari dengan penuh kasih sayang, maka ia akan jadi orang penyayang
diajari dengan sopan dan bijaksana, maka begitulah ia nantinya,
diajari dengan kekerasan , jangan salahkan dirinya, seperti apa nantinya

tapi Aku,
Aku tahu, Sungguh sungguh tahu,
Kedua orang tuaku sangat Baik. Malahan terlalu baik.
Benar-benar orang tua yang tidak tergantikan keberadaannya.

Tak akan terlupa jasa-jasanya,
Untuk itu aku tidak akan mengecewakannya.

Lihat Aku lagi.
Ini semua karena kalian,

LINGKUNGAN,
Entah menjerumus ke Setan atau jalan Tuhan

Aku hanyalah seseorang yang penuh rasa penasaran,

Selalu ingin tahu.

Terkadang, perasaan menyimpan dendam.
Tak terima sebuah perbuatan,

Tapi aku bukan seorang yang tega dan terang-terangan.
Aku hanya bisa menyimpan , menyimpan dan menyimpan.

Dan tersenyum ... lihatlah dirinya,
lihatlah suatu saat nanti...
berkata hatiku,

Kusadari, Dendam memberiku kekuatan.
Seperti sebuah tantangan...

Kebencian dan kegelapan Pekat, membuatku semakin kuat.
Kesendirian, membuatku menyadari semua yang terjadi.

Melihat apa yang tidak dilihat, tapi menyadari dengan Mata hati,
Aku seorang pengamat,
Entah sesepele apa itu hal yang aku amati,
Sudah sifat dasar manusia ingin mengetahui.

Dan sekali lagi, kejahatan menyakitiku,
Membuatku ingin membalas,

Tapi tidak.
Karena ada bisikan yang memperingatiku.

*dia yang tertidur disiang hari, berusaha bangkit di malam hari

Si Biru Gelap Pekat,
Semakin dalam semakin jahat, terselubung dinginnya dendam
Semakin ke permukaan semakin cerah, ah… tak kusadari hatiku telah berubah…

*tanya kenapa? Apa karena cinta?

Dendam dan Amarah.
Tidak, itu semua tidak ada gunanya,

Ku redam emosiku,
Ku berdoa, ya Tuhan hapus rasa ini, rasa untuk menyakiti.

Lalu ku terdiam,
Berusaha mengontrol laju emosi dan tekanan secara bersamaan.

Dan , disaat yang tepat, kuledakaan ..
Emosi yang terkontrol dengan tekanan, dan didasari kemampuan dan kemauan,

MENJADI TAK TERKALAHKAN.

Silahkan,
Remehkan aku,
Sombongi dirimu dengan kata-katamu,


Silahkan,
Sungguh, aku hanya akan tersenyum...
Dalam hatiku hanya tersibat satu kalimat,

”LIHAT SAJA NANTI, KU HANCURKAN MENTALMU"

" MEMAKSA MENELAN KATA-KATAMU"

"DENGAN PERIHNYA KEKALAHANMU"


Itu Aku, Si Merah Gila Darah.
Disaat gilaku, jangan salahkan aku.
Salahkan dirimu, itu semua karenamu


jika engkau sanggup.
Kalahkan Aku dengan kesombonganmu tadi,

Aku ingin melihatnya,
Dan terus tersenyum dengan mata setanku.
Dingin menatapmu, gemetar jasadmu.
jika perlu bermandikan jutaan darah.
darah hewan atau setan, tak peduli.
sebab kau sebangsa setan ataupun hewan,
tak berperasaan.


tak Puas hanya kepalamu ku tebas.

tak Senang, sampai kau hilang.

....
terdiam,

...

ohh... Tuhan

"ternyata aku Kesetanan..."

0 komentar:

Posting Komentar

+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+
Pembaca yang baik selalu memberikan komentar atas informasi yang diterimanya,
baik berupa kritik, saran atau hanya sekedar komentar.

-----------------------------------------------------
Komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini
~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~+~