• Dalam Gelap

    Tidak jarang, mereka yang menghabiskan waktu untuk memberikan cahaya bagi orang lain justru tetap berada dalam kegelapan.

    --Mother Teresa--

  • Pahlawan

    Dan seorang Pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

    --Soe Hok Gie--

  • Apa Gunanya?

    Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah.

    Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?

    --Emha Ainun Nadjib--

  • Pujian dan Hinaan

    "Aku puji dan hina diriku sendiri sebelum orang lain memuji dan menghina diriku,

    sehingga semoga baik pujian maupun hinaan mereka tak berpengaruh terhadapku.

    la yakhafu laumata laim wala yafrahu madhal madihin

    --Me--

  • Dunia | Akhirat

    Jika engkau melihat seseorang yang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka ungguli dia dalam perkara akhirat.

    --Hasan al Bashri --

Senin, 31 Maret 2014

Lihat dari cara orang berbicara saat marah.

Lihatlah dari cara orang berbicara saat ia marah..

Bila kalimat arif dan santun yang keluar dari lisannya, maka berhati-hatilah.. Bisa jadi ia adalah orang yang berakhlak baik, lisannya senantiasa berdzikir, dan melantunkan ayat suci Al-Qur'an.

Karena Hati yang 'sebenar-benarnya' beriman.
pasti selaras dengan *baiknya lisan.

*sopan dan santun, kepada yang lebih tua maupun yang muda*
*merendahkan suara saat berbicara kepada orang tua, dan perempuan*

31/03/2014

Google+

Kamis, 27 Maret 2014

27/3/2014

Beberapa rekan saya bertanya,
mengapa tiba-tiba saya memiliki status berpacaran?
mereka khawatir, akan banyak yang patah hati. (cowok apa cewek?)
*haha bercanda* oke skip.

Karena..
sangat terasa belakangan ini sebagai single mulai banyak 'godaan'.
dan hal-hal merepotkan terjadi karena lawan jenis.

sekitar dua minggu lalu, ketika saya berlibur ke tempat orang tua saya,
tengah malam, ayah saya berbicara empat mata dengan saya..

ia mengatakan : di usia saya saat ini, dengan status dan kondisi kehidupan saya, bisa jadi banyak wanita yang mendekat, bahkan menggoda, dan saya akui semua pernyataannya benar, hingga saya bercerita... bahwa ada beberapa wanita yang asing di lingkaran kehidupan saya ada yang mengajak saya menikah bahkan diantaranya ada yang mengajak saya untuk 'berhubungan' badan. *ada beberapa sahabat saya yang sudah lebih dewasa dalam hal berpacar-pacaran, mengatakan bahwa saya bodoh telah menolak ajakan tersebut bahkan meledek'. nah disinilah perbedaan Prinsip.

dan teringat beberapa waktu lalu, kesimpulan berbincang bersama seorang rekan asisten (seorang perempuan), saya putuskan dengan status saya berpacaran, bisa menyelamatkan saya. tidak ada lagi perempuan yang salah paham. dan mereka cukup pintar untuk bisa membedakan 'kebaikan' dan 'harapan'.

ini hanyalah status,
saya seorang single free yang happy dengan kehidupan saya, begitu juga dia juga seorang single free yang happy, dan hubungan 'berpacaran' ini adalah kesepakatan untuk saling menumbuhkan kehidupan masing-masing ke perkembangan hidup yang lebih baik. bukan berpacaran untuk mencari kebahagiaan yang dipikir remaja pada umumnya.

toh, pada akhirnya semua keputusan ada pada ibu saya
jadi tidak usah khawatir, jodoh tidak akan tertukar.
teruslah perbaiki diri.
cheers!~

Note:
Jangan Patah Hati eah~
Google+